Sabtu, 16 November 2019

Yuk Kenali Apa Itu Traditional Procurement?


Procurement adalah sebuah kata yang memiliki arti pengadaan. Jadi, dapat diartikan jika procurement merupakan suatu proses kegiatan menerima dan membeli barang atau jasa.  Proses tersebut dapat dimulai dari tahap persiapan barang atau jasa yang ingin dibeli hingga persetujuan dan pembayaran ke pihak ketiga. Ada beberapa jenis procurement yang umum digunakan, salah satunya yakni traditional procurement. Untuk itu, simak ulasannya berikut ini.

Yang Harus Anda Ketahui Tentang Traditional Procurement

1. Pengertian Traditional Procurement
Traditional procurement merupakan salah satu jenis yang bersifat konvensional. Melalui jenis ini, proses pengadaan akan dilakukan secara manual, mulai dari pencarian produk dan harga hingga kontak vendor. Selain itu, persetujuan dokumen pun juga akan masih dilakukan dengan cara yang manual. Sedangkan pada sistem pembayarannya pun dilakukan di awal. Serta, pada traditional procurement ini rentan terjadi pengiriman yang tidak terkontrol.

2. Karakteristik Dari Traditional Procurement
Karakteristik yang perlu anda ketahui mengenai traditional procurement adalah proses tahap desain dan konstruksinya dilakukan secara terpisah dan berurutan. Disini, owner akan menugaskan konsultan desain untuk menghasilkan desain dan dokumen yang lengkap. Untuk itu, tentunya owner memiliki kontrol yang lebih besar terhadap desain ataupun spesifikasi dan mutu serta alternatif dari biaya pengeluaran berdasarkan yang telah di desain oleh konsultan desain.
Selain itu, kerangka kontrak pada jenis ini, biasanya telah ditetapkan pada proses awal, termasuk dengan kerangka Bill of Quantity (BOQ). Dalam hal ini, pada umumnya ketentuan dalam jenis traditional procurement akan membuat owner harus menunjuk konsultan yang profesional untuk bertindak sebagai konsultan manajemen konstruksi yang independen. Selain itu, jangka waktu yang terikat pada kontrak dokumen, hanya konsultan MK saja yang bisa melakukan revisi dan penyesuaian.

3. Keuntungan Dari Sistem Traditional Procurement
Keuntungan dari jenis traditional procurement adalah konsultan dapat memberikan pendapat kepada owner mengenai desain dan masukan atas biaya pengeluaran yang dibutuhkan untuk pembangunan secara independen. Tak hanya itu saja, owner pun bisa mendapatkan kepastian dari desain dan perkiraan biaya yang lebih baik sebelum penandatanganan kontrak. Serta penunjukan kontraktor juga dapat dilakukan dengan proses tender yang sangat kompetitif.

4. Kekurangan Dari Sistem Traditional Procurement
Setelah membahas kelebihannya, pastinya juga terdapat kekurangan dari sistem ini, diantaranya adalah seperti pengerjaanya akan membutuhkan jangka waktu ynag lama. Dalam tahapan atau proses desain konstruksi biasanya harus berurutan dan tidak dapat berlangsung secara paralel atau bersamaan. Sehingga satu pekerjaan harus diselesaikan dulu sebelum dapat melangkah ke proses selanjutnya.
Tak hanya itu, kontraktor juga tidak dapat terlibat atau memiliki keterlibatan yang kecil dalam proses desain. Sehingga pada kontruksi yang kompleks, bisa saja terjadi resiko yang dapat menimbulkan masalah desain tidak dapat dilaksanakn atau dibangun. Hal itu disebabkan adanya ketidaksinkronan antara teori desain dan sistem penerapan teknolginya saat diterapkan pada kontruksi yang ada.

Selain itu, kekurangan lain dari traditional procurement adalah owner diharuskan untuk memahami dan memastikan kemampuan terkait maslah pembiayaan di awal. Hal ini dikarena keragka Bill of Quantity dan perkiraan besarnya pembiayaan sudah harus terstruktur sejak awal pelaksanaan tender dimulai. Sistem ini juga memiliki resiko terjadinya saling tuding dan menyalahkan antara pihak yang mendesain dan yang membangun pada kemudian hari.
Hal ini nantinya akan berdampak pada owner yang kesulitan untuk menentukan pihak mana yang harus bertanggung jawab pada masalah yang terjadi pada konstruksi. Untuk itu, pada jenis traditional procurement ini pada aplikasinya akan memiliki dampak dan variasi pengembangan yang masing-masingnya nanti akan tergantung pada kebutuhan ownernya.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar